Mari, rayakan imlek di Cornerstone, Jan 26 Jam 2pm

Posted in Uncategorized | Leave a comment

25th with her and served HIM

This gallery contains 3 photos.

Gallery | Leave a comment

Praise The Lord for our 25th Wedding Anniversary

Posted in Uncategorized | Leave a comment

LIFE IS HARD BUT GOD IS GOOD

LIFE IS HARD BUT GOD IS GOOD
KEHIDUPAN ITU SULIT, TETAPI ALLAH ITU BAIK
===================
Ratapan 3: 21-26 “Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap 1 : 3:22 Tak berkesudahan kasih setia r TUHAN, s tak habis-habisnya t rahmat-Nya, 3:23 selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! u 3:24 “TUHAN adalah bagianku, v ” kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya. 3:25 TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, w bagi jiwa yang mencari Dia. 3:26 Adalah baik menanti dengan diam x pertolongan TUHAN. y
Ratapan 3:31- Karena tidak untuk selamanya Tuhan mengucilkan. 32 Karena walau Ia mendatangkan susah, Ia juga menyayangi menurut kebesaran kasih setia-Nya.
Tidak pandang bulu, siapapun anda, kita pasti pernah mengalami apa yang disebut kesulitan. Namun standard atau level kesulitan setiap manusia itu berbeda. Ketika saya mempersiapkan renungan ini saya lagi teringat bagaimana teman-teman di Jakarta yang mengalami banjir, yang rumahnya ludes dan harta benda, bahkan nyawa. Belum lagi terjadi peperangan di Timur-Tengah dan berbagai serangan sakit penyakit melanda dunia.
Selain itu di dalam setiap kehidupan kita pribadi masing-masing juga mengalami kesulitan dan kepahitan, ketegangan dan konflik, ada yang ditinggal kematian orang tua, ada yang mengalami sakit mendadak, ada yang menghadapi kesulitan ekonomi. Kehidupan ini begitu sulit dan rumit berbelit.
Dalam keadaan demikian, maka punya harta, rumah dan mobil mewahpun tidak berguna lagi, karena hati dan kesehatan tidak dapat menikmatinya. Persoalan rumit terjadi, makanan enakpun terasa hambar, ketegangan ada di mana-mana, keamanan dan kenyamanan tidak terasa, yang ada ketakutan yang berlipat ganda. Terutama tatkala kita membutuhkan jawaban dan pertolongan, namun tidak ada yang menolongnya. Teman baik seperti tidak dikenal lagi.
Berikut ini ada 4 hal yang dapat kita rasakan bahwa benar Hidup itu sulit :
1. Hidup ini sulit karena dunia sudah rusak
Dunia yang diciptakan Tuhan Allah itu sempurna, di situ ada kenyamanan, kecukupan dan kebahagiaan sempurna. Namun semua itu harus musnah rusak karena manusia lebih memilih mendengar suara iblis dari pada suara Tuhan. Dengan demikian putus hubungan kita dengan Tuhan. Namun Tuhan Allah itu mencintai ciptaanNya, IA mendesain rencana mulia untuk mengangkat harkat martabat ciptaanNya kembali. Dan sebagai utusannya, Yesus datang ke dunia ini dan mati di atas kayu salib menanggung segala akibat dan konsekwensinya.

2. Hidup ini sulit karena kita (engkau dan aku)
Kesulitan dalam hidup kita ini karena kita ini orang berdosa (Roma 3:23). Sering kita dapat membuat keputusan yang salah dan bertentangan dengan Tuhan , baik itu dengan sengaja ataupun tidak, sehingga membuat kehidupan lebih sulit. Selanjutnya kita akan mengalami kehidupan yang bertambah sulit, tatkala kita tidak meresponi atau menganggap remeh konsekwensi akitab kita membuat keputusan yang salah. (Amsal 19:3 “Kebodohan menyesatkan jalan orang, lalu gusarlah hatinya terhadap TUHAN”)
Hidup ini sulit karena kamu dan aku, tetapi Yesus dengan murah hati mengampuni kita ketika kita mengakui bahwa dosa kita telah menghinanya dan membuat hidup menjadi rumit dan sulit (1 Yohanes 1: 9). “Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita mmembuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.”
3. Hidup itu sulit karena orang lain

Bukan karena dunia yang rusak, bukan pula karena engkau dan aku tetapi karena orang lain. Acapkali kita mendengar bagaimana orang yang baik-baik ditipu hingga bangkrut, dihina , dibully, semua ini karena tindakan orang lain. Kita merasa direndahkan, merasa dikhianati. Jika di Alkitab kita temukan bagaimana kisah Yusuf yang harus menjalani penderitaan dalam hidupnya melalui tindakan saudara-sauaranya. Perumpamaan orang Samaria yang baik hati, orang Yahudi itu menderita karena dirampok oleh para penjahat dan ditinggalkan dalam keadaan sekarat, human kesalahannya.
Yesaya 53: 5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita , dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh .
Yesus harus mengalami tertikam karena pemberontakan kita, bukan karena kesalahannya. Jadi, kepada orang-orang yang mengalami kesulitan, penderitaan bukan karena kesalahan sendiri, tetaplah bersandar pada Tuhan Yesus, kerena Tuhan Yesus dapat memperlakukan kita dengan adil, bahkan IA dapat mempermalukan mereka yang menyakiti kita. Ingat Philemon yang mengalami kesulitan dan kepahitan akitab hartanya dicuri Onnesismus, tetapi Tuhan bekerja dalam diri Onnesimus, ia bertobat dan boleh kembali pada Philemon dalam persekutuan yang indah.
Selanjutnya walau sesamam dapat menyekiti kita, namun dalam kasih Kristus kita bias dipersatukan. 1 Yohanes 1 : 7 “Tetapi jika kita hidup di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu menyucikan kita dari segala dosa.”

4. Hidup itu sulit karena Allah itu baik
Ada banyak kesulitan yang terjadi dalam kehidupan manusia merupakan desain Tuhan itu. Desain yang dilakukan Tuhan itu kadang terasa begitu menyakitkan namun pada tenggang waktu tertentu Tuhan mendatangkan kebaikan. Coba renungkan kata-kata Yusuf : Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan , dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar. (Kej 50:20) Lalu bagaimana kata Ayub : 1: 21 katanya: “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!” 4:8 Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit 1 ; kami habis akal, namun tidak putus asa; 4:9 kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa. 4:10 Kami senantiasa membawa kematian Yesus d di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami.
Daniel dan kawan-kawan , orang-orang yang setia pada Tuhan Allah, namun kehidupan mereka terusik karena ada orang yang tidak suka mereka tetap setia pada Tuhannya. Rancangan kejahatan dilakukan orang orang yang tidak senang padanya, hingga akhirnya Daniel dan kawan-kawan harus dihukum ke dalam gua singa. Namun Alkitab mencatat , singa yang kelaparan itu tidak menyentuh Daniel. Bahkan Daniel dan kawan-kawan juga juga dimasukkan ke dalam perapian yang menyala-nyala, tetapi mereka tidak terbakar, karena Allah menolong. Hidup itu sulit, tetapi Allah itu baik. Sekali lagi Hidup itu sulit, tetapi Allah itu baik. HIDUP itu sulit karena Allah yang baik masih memberikan HIDUP pada kita.(Saumiman Saud) #kitadipelihara #kitaberharga #kitadiselamatkan #

LIFE IS HARD

Posted in Uncategorized | Leave a comment

LUPAKAN YANG DIBELAKANG, FOKUS KE DEPAN

Filipi3:13-14 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan : aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, 3:14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Orang-orang berkata, kemarin itu kenangan, hari ini kenyataan dan besok itu Impian, Oh tidak besok adalah Harapan. Kenangan itu sudah berlalu dan tak akan terulang lagi, kenyataan hari ini tidak dapat dibantah, namun hari esok adalah harapan kita sebab diluar jangkauan manusia namun ada di tangan Tuhan. Tatkala kita masih usia muda kita berbicara tentang cita-cita, karena kita selalu berusaha agar cepat dewasa, kita pengin cepat berusia 17 tahun supaya boleh masuk bioskop dan boleh berpacaran. Sewaktu bertumbuh dewasa mulailah sedikit-sedikit membicarakan masa kecil dan segala pengalaman yang ada, mungkin itu merupakan hal yang bisa dibanggakan atau dipamerkan. Tatkala lanjut usia mulailah selalu mengingat masa lalu dan bisa saja berulang-ulang menceritakannya dan biasanya cerita ini sangat disukai atau namun membosankan bagi anak cucu. Inilah kehidupan, yang harus kita syukuri setiap saat dan setiap keadaan.
Rasul Paulus mengungkapkan 3 hal yang harus di perhatikan :
1 Melupakan yang di belakang

Setiap manusia memiliki pengalaman yang berbeda-beda, ada yang manis ada yang pahit. Kesuksesan dan kegagalan mewarnai hidup manusia; dan ini membuat kita lebih tegar, kokoh dan dewasa. Paulus sudah mengalaminya. Dia bukan orang sembarangan, dia orang Farisi, orang pintar gurunya Gamaliel yang terkenal. Sebelum bertobat saja ia adalah orang yang Top, terutama sebagai orang yang memusuhi pengikut Yesus. Dan sesudah bertobat juga dia adalah orang yang dikagumi, kotbahnya luar biasa, pelayanannya juga perlu di angkat jempol. Dia pantas mendapat penghargaan. Namun, orang semacam Paulus ini berkata pada kita, lupakanlah semua itu……semuanya sudah berlalu…… tak akan terulang lagi….. yang paling penting adalah bagaimana kita hari ini?
2. Arahkan pada apa yang dihadapan
Jangan terlena pada masa silam, arahkan, fokuskan pada apa yang ada dihadapan kita. Pikirkan apa yang mesti dilakukan. Paulus mengibaratkan hidup ini seperti seorang atlit yang sedang berlari, atlit tersebut tidak boleh bercabang pikirannya. Tahun lalu mungkin ia pernah juara dan mendapat piala, namun jangan terlena; kejadiannya sudah berlalu. Hari ini kita masuk dalam gelanggang pertandingan lagi, ia harus fokus ke depan, konsentrasi dan mengarah ke depan bukan terbuai menoleh kebelakang.
3. Berlari pada tujuan untuk mendapat hadiah.

Bila kita terlena, bila kita tidak fokus; sudah pasti kita kalah. Paulus katakan kita harus berlari, karena pertandingan belum usai supaya mencapai garis finish dan mendapat hadiah. Bila kita berhenti itu artinya kita menciptakan garis finish sendiri, dan tidak ada hadiahnya. Kita akan rugi waktu, rugi biaya, rugi segalanya dan sia-sia mengikuti pertandingan ini.
Pelajaran rohani yang kita boleh pelajari ini adalah bahwa hidup manusia itu tidak selalu senang dan lancar, kadang ada kesulitan datang menimpah. Kesulitan itu bisa besar dan bisa kecil; semua harus kita hadapi. Kesulitan itu ibarat pertandingan, apabila kita sudah berpengalaman menghadapi kesulitan besar, maka tatkala kesulitan kecil datang kita sudah dapat dengan mudah mengalahkannya.
Studi di kampus, pekerjaan di kantor, menjadi bos dalam perusahaan, atau melayani di ladang Tuhan seperti Paulus, semua ini merupakan hidup yang berurusan dengan manusia lainnya, dan ini tidak gampang, kadang ada benturan-benturan dan gesekan-gesekan yang terjadi, Ada bermacam-macam tempramen manusia, yang memerlukan double Kesabaran dan pengorbanan; terutama menghadapi manusia yang dirinya telah dewasa namun karakternya masih kanak-kanak. Paulus berkata mari kita berlari, karena garis finish belum ditempuh. Jika hari ini ada orang yang merasa gagal dan kecewa lalu diam-diam bermaksud menjauhkan diri dari pekerjaan atau juga pelayanan; saya ingin katakan pada anda, stop dulu dan renungkan, anda belum mencapai garis finish itu, jangan ciptakan garis finish itu sendiri, Tuhan masih mau memakai kita; pekerjaannya besar belum selesai.

Tahun Baru 2020
San Francisco, CBM
Saumiman Saud

Melupakan Masa Lalu

Melupakan Masa Lalu

Melupakan Masa Lalu

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Natal di Gereja Cornerstone San Francisco, 15 Des jam 2pm

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Thanksgiving Dinners @Cornerstone

Posted in Uncategorized | Leave a comment

IMG_20191013_154447

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Youtube Channel Saumiman Cornerstone Broadcasting Indonesia Ministry. Please SUBSCRIBE, Klik Bell

Posted in Uncategorized | Leave a comment

KEBAKTIAN 22 SEPTEMBER 2019, JAM 2pm

MENJAGA ISI HATI

Image | Posted on by | Leave a comment